MENGGALI EMAS DI KEBUN PEPAYA


Minggu, 10 November 2013

Budidaya pepaya mengharap bisa mendapat hasil yang berkualitas baik dari segi produktif berbuah dan masa panen yang bisa mendapatkan hasil melimpah tidaklah semudah apa yang kita bayangkan. terkadang ada di benah kita meremehkan. Budidaya pepaya dalam pengembangan sebagai tanaman alternatif agrobisnis ternyata banyak juga kendala yang di hadapi.


Banyak pemain / petani baru yang tergiur dengan booming di dunia maya coba-coba ikut budidaya pepaya akan tetapi mengalami kegagalan. Kendala yang di alami ini, "kebanyakan mereka kurang bisa memahami apa yang menyebabkan tidak berhasil".



Cara  bisa mendapatkan hasil yang berkualitas coba perhatikan di bawah ini : 

Pemilihan benih pepaya yang laku di pasaran. Diantara pengamatan kami yang menjadikan budidaya pepaya kurang sukses jika berbuah tidak maksimal bahkan mati belum saatnya yaitu :

  • Pengolahan lahan yang kurang bagus, setelah di lobang ditanami pepaya, tidak mengerti tahapan-tahapan pengolahan dan penggemburan tanah sebagai media perakaran pepaya. (Akan kami bahas di lain posting ini )
  • Sering telat mengatasi hama dan penyakit pepaya. ingat “lebih baik mencegah daripada mengobati”
  • Pemupukan yang kurang tepat baik penggunaan pupuk organik atau anorganik.
  • Kesalahan pemupukan. Penggunaan pupuk organik yang sering terjadi menggunakan pupuk kandang masih mentah dan tidak di fermentasi. sehingga munculnya penyakit pepaya terutama jamur, Pemberian pupuk anorganik tahapan kurang tepat. pengaruhnya di kualitas buahnya, berat normalnya kurang, rasa buah masak tidak manis.
  • Perawatan buah dari segi pemetikan. jika asal petik, angkut, bawa ke pedagang, dengan kondisi pemetikan kurang tua, kulit luarnya banyak tergores, getah pepaya gelepotan di kulitnya akibatnya pepaya tidak laku di jual kalaupun laku di hargai murah.

0 komentar: